Manajemen ASI bagi Ibu Bekerja

Kamis, 1O Oktober 2019, Pusat Studi Gendar dan Anak berkesempatan memberikan edukasi “Manajemen ASI bagi Ibu Bekerja” pada pertemuan Dharmawanita Unesa di R. Auditorium LPPM Gedung Rektorat Lt 6. Pada kesempatan tersebut, Dr. Mutimmatul Faidah (Kapala PSGA) menjelaskan urgensi ASI bagi tumbuh kembang anak dan perlunya dukungan dari instansi untuk penyediaan ruang laktasi, sehingga Ibu bekerja tetap dapat memerah ASI dengan nyaman dan higenies bagi Si buah hati. FMIPA Unesa sudah memiliki ruang laktasi, harapannya diikuti juga oleh fakultas laiinnya dengan standart minimal: ruang bersih ber AC, sofa, kulkas, dan wastafel.
Pemerintah memberi jaminan agar ibu bekerja dapat tetap memberi ASI kepada bayi dengan diterbitkannya UU No 13, Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yaitu: “Pekerja Perempuan harus diberi kesempatan untuk menyusui anaknya, jika harus dilakukan selama waktu kerja” dan
Pasal 127 UU No 36, tahun 2009 tentang kesehatan disebutkan bahwa Selama pemberian ASI, keluarga, pemerintah dan masyarakat harus mendukung penuh penyediaan waktu dan fasilitas khusus di tempat kerja dan sarana umum.
Amalia Ruhana, MPH (Prodi S1 Gizi Unesa) menjelaskan strategi Ibu bekerja dalam manajemen ASI, yaitu: trik pemerahan dan penyimpanan ASI, penyiapan ASI perah untuk bayi agar tetap terjaga nilai gizi dan higienitasnya.
ASI merupakan investasi emas dan juga hak anak untuk bisa tumbuh sehat dan memiliki kecerdasan yang optimal sehingga perlu diupayakan oleh setiap Ibu yang menyusui dengan dukungan oleh berbagai pihak.

About The Author

Related posts



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *