Belajar dari Tanoker: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Wisata Edukasi
Pusat Gender
LPPM Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan Webinar Strategi
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Edukasi pada Jumat, 3
Oktober 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, Dr. Ir.
Suporahardjo, M.Si., Direktur Kampung Belajar Tanoker Ledokombo Jember. Webinar ini menjadi wadah pembelajaran dan
refleksi bagi mahasiswa, akademisi, serta pegiat masyarakat tentang bagaimana
komunitas dapat tumbuh menjadi subjek perubahan melalui pendekatan budaya dan
pendidikan berbasis lokal. Narasumber menyoroti praktik nyata Tanoker yang
berhasil mengubah permainan tradisional menjadi media edukatif dan penggerak ekonomi
kreatif masyarakat.
Melalui model
pemberdayaan yang menekankan fasilitasi, negosiasi, dan mediasi,
kegiatan ini menegaskan pentingnya membangun kepercayaan sosial dan modal
komunitas untuk mencapai keberlanjutan. Peserta memperoleh wawasan komprehensif
tentang konsep wisata edukasi yang mengintegrasikan nilai pendidikan, budaya,
dan kemandirian ekonomi. Kegiatan Webinar Strategi Pemberdayaan Masyarakat
dalam Pengembangan Wisata Edukasi berjalan lancar dan memberikan manfaat besar
bagi seluruh peserta. Webinar ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat
bukan hanya soal peningkatan ekonomi, tetapi juga tentang penguatan nilai,
kolaborasi, dan identitas budaya. Pusat Gender LPPM UNESA berkomitmen untuk
melanjutkan kegiatan serupa dalam skala yang lebih luas guna memperkuat
kapasitas masyarakat dan lembaga pendidikan dalam mewujudkan pembangunan yang
inklusif, adil, dan berkelanjutan. Sleuruh kegiatan dapat diikuti pada link
youtube: https://www.youtube.com/watch?v=0ArEb_ylgEA
Untuk mengukur
tingkat kepuasan peserta, panitia membagikan kuesioner evaluasi. Hasil
kuesioner memberikan gambaran umum tentang persepsi peserta terhadap kualitas
materi, narasumber, dan penyelenggaraan kegiatan.
Share It On: